Makna Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928

Diposting oleh Selamat datang di blog on Senin, 27 Oktober 2014

Makna isi teks sumpah pemuda: Sumpah Pemuda merupakan salah satu tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Ikrar dan janji yang diucapkan kaum pemuda dan pemudi Indonesia dalam Kongres Pemuda Kedua tersebut menjadi salah satu landasan awal untuk memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat.

Diera modern ini berbagai cara positif bisa kita
More about → Makna Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928

MAKALAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Diposting oleh Selamat datang di blog on Minggu, 26 Oktober 2014


BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Makalah ini diharapkan mampu membantu dalam kegiatan belajar. Selain itu, makalah ini diharapkan agar dapat menjadi bacaan para pembaca agar menjadi warga Negara yang baik dan bertanggung jawab karena makalah ini disusun untuk menyajikan materi yang mengarah pada terbentuknya kesadaran dari masyarakat baik bagi, orang tua maupun remaja agar tidak mendidik
More about → MAKALAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA

Download Ebook Tambang - Mekanika Fluida dan Hidrolika

Diposting oleh Selamat datang di blog

More about → Download Ebook Tambang - Mekanika Fluida dan Hidrolika

Download Ebook Tambang - Mekanika Fluida I

Diposting oleh Selamat datang di blog

More about → Download Ebook Tambang - Mekanika Fluida I

Penggolongan Minyak Bumi

Diposting oleh Selamat datang di blog on Jumat, 24 Oktober 2014

Minyak bumi (bahasa Inggris: petroleum, dari bahasa Latin petrus – karang dan oleum – minyak), dijuluki juga sebagai emas hitam, adalah cairan kental, berwarna coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak bumi. Minyak bumi terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon, sebagian besar seri alkana, tetapi bervariasi dalam
More about → Penggolongan Minyak Bumi

Siklus Hidrologi (Daur Hidrologi)

Diposting oleh Selamat datang di blog

Keberadaan air di bumi mengalami proses alam yang berlanjut dan berputar sehingga membentuk suatu siklus atau daur ulang. Dengan demikian jumlah air yang ada di bumi merupakan satu kesatuan yang utuh dan bersifat tetap. Proses pengurangan dan pengisian kembali sumber-sumber air di bumi dari suatu tempat ke tempat yang lain membutuhkan waktu yang lama dan diatur dalam suatu siklus tertutup yang disebut dengan siklus hidrologi yang melibatkan elemen-elemen: presipitasi, evaporasi, transpirasi, evapotranspirasi, infiltrasi, dan limpasan di permukaan (surface run of).


Proses siklus hidrologi ini bermula dari panas dari matahari yang menguapkan air di permukaan bumi. Uap air akan memasuki atmosfer dan bergerak mengikuti gerakan udara. Beberapa bagian akan mengumpul dan jatuh sebagai hujan dan salju kemudian mengalir kembali ke laut, sebagian daripadanya akan tertinggal di darat. Begitupula hujan yang jatuh ke permukaan akan mengalir ke
laut (Rusli HAR).

Air yang berada di bumi merupakan lapiran hidrosfer yang berjumlah 1,3-1,4 milyar Km³, Feth (1973) dan Fetter (1994). Dari jumlah tersebut hanya sekitar 2,5% berupa air tawar dan hanya sekitar 220.000 km³ diantaranya yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Alamiahnya jumlah air di bumi berjumlah tetap, tetapi air di bumi mengalami proses perubahan seperti air di permukaan bumi mengalami proses menguap ke udara dari permukaan tanah dan laut akan terkondensasi dan kembali jatuh ke bumi. Kejadian ini disebut presipitasi yang dapat berbentuk hujan, salju atau embun. Peristiwa perubahan air menjadi uap air dan bergerak dari permukaan tanah ke udara disebut evaporasi, sedangkan penguapan air dari tanaman disebut transipirasi. Jika kedua proses ini terjadi secara bersama-sama maka disebut evapotranspirasi. 

Berikut proses proses daur hidrologi
  1. Presipitasi, Proses perubahan uap air menjadi bentuk salju, air hujan, dan lain-lain di atmosfer yang kemudian jatuh ke atas vegetasi, batuan, permukaan tanah, permukaan air, dan saluran-saluran sungai 
  2. Intersepsi, Proses penangkapan air oleh vegetasi, yang kemudian bertranspirasi dan/atau mencapai permukaan tanah dengan menetes atau sebagai aliran batang (melalui batang pohon).
  3. Evaporasi,  Proses penguapan air dari daratan, lautan, sungai, dan danau ke udara. 
  4. Transpirasi , Proses menguapnya air dari vegetasi ke udara. 
  5. Evapotranspirasi , Proses gabungan dari evaporasi dan transpirasi. 
  6. Infiltrasi, Proses masuknya air ke dalam tanah pada zona tidak jenuh. 
  7. Perkolasi, Proses masuknya air dari zona tidak jenuh ke zona jenuh. 
  8. Detensi permukaan, Suatu selaput air yang tipis pada permukaan tanah setelah bagian presipitasi yang pertama membasahi permukaan tanah dan berinfiltrasi. 
  9. Limpasan permukaan , Aliran yang terjadi saat presipitasi lebih besar dari pada infiltrasi.
  10. Cadangan depresi, Aliran yang disimpan dalam mangkok depresi permukaan yang di peroleh dari limpasan permukaan.
More about → Siklus Hidrologi (Daur Hidrologi)

Pemberantasan Mafia Tambang Belum Optimal

Diposting oleh Selamat datang di blog

Jakarta - Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui bahwa kinerja dari tim pemberantas mafia di sektor pertambangan belum optimal karena keterbatasan jumlah anggota tim. Dilansir oleh situs berita online (liputan6.com)



Dokumentasi pribadi: Pelabuhan batubara dilaut


Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Mineral Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Edi Prasodjo
More about → Pemberantasan Mafia Tambang Belum Optimal